“Mojo” dan Para Pemimpin

Rate this post

Sangat tepat saat ini membahas soal kepemimpinan karena Indonesia baru saja memiliki pemimpin baru, yakni Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Keberhasilan Presiden Joko Widodo bisa jadi tak lepas dari ‘mojo’ dari dalam dirinya. “Mojo” juga ada dalam diri setiap orang.

Oleh Pieter P Gero,kompas, edisi Senin, 11 November 2014.

Setiap cerita keberhasilan, kesuksesan, atau aksi-aksi cemerlang dari setiap pemimpin pada level apapun merupakan mojo. Pakar kepemimpinan Marshall Goldsmith menegaskan, mojo merupakan sikap atau semangat positif yang muncul dalam kegiatan yang dilakukan setiap orang, terutama para pemimpin. Semangat ini dimulai dari dalam diri dan akan terpancar keluar.

Goldsmith yang diakui keahliannya oleh Harvard Business Review sebagai “The Wordls Number One Leadership Thinker” menambahkan bahwa mojo tercipta ketika siapapun melakukan sesuatu yang dirasakan bermakna positif, mendapat pengakuan, dan bermanfaat bagi orang lain yang ada disekitarnya. Mojo bisa diraih, dipelihara, bagaimana mendapatkan kembali jika mojo sampai hilang.

Kata Mojo berasal dari Afrika, tetapi menjadi kosakata bahasa Inggris seiring perkembangan dunia perbudakan di Amerika Serikat pada tahun 1560-an. Mojo semacam kekuatan supranatural yang bisa memberikan kesaktian, keberuntungan, bagi pemiliknya. Mojo, juga berupa ramuan yang bisa diminumnya. Dalam kepemimpinan, mojo berada dalam diri setiap orang.

Berkenaan dengan kepemimpinan mojo ini. Goldsmith akan hadir dalam seminar dua hari di Jakarta,17-18 November mendatang. Seminar ini juga akan menghadirkan sejumlah kepemimpinan mojo yang ada di Indonesia.

Berikut wawancara tertulis kompas dengan Goldsmith pekan lalu.

Presiden Indonesia Jowo Widodo menjadi foto sampul majalah Time sebelum dilantik pada 20 Oktober lalu. Joko Widodo dikatakan sebagai salah satu presiden yang sederhana dan rendah hati. Apakah hal ini bagian dari kekuatan mojo, kekuatan magis yang membuatnya menjadi harapan rakyat Indonesia?

  • Bagi saya, kerendahan hati merupakan hal terpenting yang harus dimiliki seorang pemimpin hebat. Kesuksesan hebat individual adalah semua yang menyangkut pelayanan. Itu sebabnya, banyak kesuksesan hebat tidak bertransisi menjadi seorang pemimpin hebat.

Aksi blusukan dengan melihat pasar, petani, dan nelayan, seringkali dilakukan Presiden Joko Widodo. Apakah ini bagian dari mojo dari pemimpin?

  • Kepemimpinan melihat lapangan (Leadership by walking around) merupakan cara yang luar biasa. Bagaimana seseorang bisa melayani rakyat jika sang pemimpin tidak paham di mana dan bagaimana rakyatnya?

Pemimpin yang punya mojo juga ada pada perusahaan, guru, dan tokoh public. Apa ada kriteria umum bagi setiap pemimpin ini untuk memiliki mojo?

  • Pemimpin hebat dari rakyat harus mencintai rakyatnya. Mereka bukan pemimpin hebat karena “mereka berbuat”. Mereka pemimpin karena apa yang “mereka hendak berbuat”. Pemimpin dengan mojo akan mendapatkan makna dalam pekerjaan mereka. Mereka juga menciptakan sebuah lingkungan di mana orang lain menemukan mereka.

Apakah mojo bisa diciptakan atau karena memang sebuah talenta? Sebab, tidak semua orang bisa menjadi pemimpin, dan ada juga pemimpin yang gagal?

  • Saya bertanya, apakah pemimpin dilahirkan atau diciptakan? Saya selalu mengajukan pertanyaan ini berulang-ulang. Bagi saya ini bukan masalah. Setiap orang di mana saya bekerja tentu seorang pemimpin. Apakah mereka dilahirkan atau diciptakan, pertanyaan lebih dalam adalah dapatkah seorang pemimpin menjadi lebih efektif? Jawaban dari pernyataan ini adalah pasti “ya”, jawaban ini didukung para menteri. Jika ada anggota kabinet yang lambat, apa yang harus dilakukan Presiden agar mojo-nya juga bisa dianut kabinetnya agar bisa bekerja seimbang?
  • Membangun tim kerja merupakan hal penting kritis dari setiap pemimpin. Pemimpin yang melakukan ini adalah sahabat saya, Alan Mulally, yang baru pension sebagai CEO Ford. Ia berada di posisi ketiga setelah Paus Fransiskus dan Kanselir Jerman. Saya usulkan agar Presiden Joko Widodo berbicara dengan alan Mulally yang kini mengabdikan dirinya untuk membantu para pemimpin dunia untuk membangun tim yang hebat.

Indonesia didominasi generasi muda. Bagaimana agar mereka memiliki mojo sehingga lebih produktif?

  • Saya mendorong mereka untuk menerima tanggung jawab untuk menciptakan masa depan mereka sendiri. Indonesia merupakan tempat yang luar biasa. Ini peluang besar bagi anak muda yang pekerja keras dan berdedikasi.

Indonesia mendorong ekonomi kreatif . Butuh mojo untuk inovasi, kerja keras?

  • Harus berani mengambil resiko, inovasi tidak muncul tanpa kegagalan. Terus dorong semangat kewirausahaan.

Ada pesan bagi presiden dan wakil presiden Indonesia untuk lima tahun kepemimpinan mereka lima tahun ke depan?

  • Harus tetap terus bertanya untuk mendapat masukan, menyimak dan belajar. Harus tetap rendah hati untuk menunjukkan bahwa anda akan terus berbenah diri. Harus tetap disiplin untuk bekerja keras agar menjadi lebih baik.

 

 

 

 

Spread the love
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.
Need Help?