Jakarta, 13 Mei 2026 – Dalam komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan operasional dan aspek keselamatan kerja, PT Pertamina Patra Niaga telah mengirimkan perwakilan personel teknis terbaiknya untuk mengikuti program Training Basic Instrument Control Batch 4. Pelatihan intensif ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 11 hingga 13 Mei 2026.
Langkah strategis ini diambil oleh PT Pertamina Patra Niaga untuk memastikan bahwa tim di lapangan memiliki pemahaman yang solid dan mutakhir mengenai sistem instrumentasi kontrol, yang merupakan komponen vital dalam menjaga stabilitas distribusi energi nasional.
Bimbingan Ahli Bersama Bapak Oki Omar Adnan Ghazali
Pelatihan Batch 4 ini dipandu langsung oleh Bapak Oki Omar Adnan Ghazali, seorang praktisi dan pakar senior di bidang sistem kontrol industri. Di bawah bimbingan beliau, tim PT Pertamina Patra Niaga mendalami mekanisme kerja perangkat instrumen modern serta integrasinya dalam sistem otomatisasi yang kompleks.
Bapak Oki Omar Adnan Ghazali memberikan penekanan khusus pada pentingnya pemeliharaan preventif dan akurasi pengukuran untuk meminimalkan risiko operasional. Pendekatan praktis yang dibawakan instruktur membantu peserta memetakan solusi atas tantangan teknis yang sering dihadapi di area kilang maupun terminal BBM.
Fokus Materi: Fundamental dan Optimalisasi Instrumen
Sepanjang tiga hari pelatihan, tim PT Pertamina Patra Niaga fokus pada penguasaan materi yang dirancang untuk memperkuat kapabilitas teknis internal, meliputi:
- Prinsip Dasar Pengukuran: Pemahaman mendalam mengenai sensor dan transmisi data suhu, tekanan, aliran, serta level cairan.
- Sistem Kontrol Otomatis: Mempelajari alur kerja feedback control loop untuk memastikan proses distribusi berjalan sesuai parameter yang ditetapkan.
- Kalibrasi dan Standardisasi: Teknik verifikasi alat ukur guna menjamin data yang dihasilkan akurat dan memenuhi standar industri migas.
- Troubleshooting Sistem Kontrol: Strategi identifikasi cepat terhadap gangguan instrumen untuk mencegah terjadinya henti operasi (unplanned shutdown).
Investasi SDM untuk Keselamatan dan Efisiensi
Keikutsertaan dalam pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) berkelanjutan di PT Pertamina Patra Niaga. Dengan personel yang tersertifikasi dan kompeten, perusahaan dapat memastikan implementasi budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) berjalan maksimal di setiap lini.
“Partisipasi tim kami dalam Training Basic Instrument Control Batch 4 bersama Bapak Oki Omar Adnan Ghazali adalah investasi penting. Kompetensi ini sangat krusial bagi PT Pertamina Patra Niaga untuk menjamin bahwa seluruh fasilitas operasi kami dikelola dengan standar teknis tertinggi,” ujar perwakilan manajemen PT Pertamina Patra Niaga.
Melalui keberhasilan menyelesaikan pelatihan ini pada 13 Mei 2026, PT Pertamina Patra Niaga semakin siap menghadapi tantangan transisi energi dengan dukungan tenaga kerja yang ahli, tangguh, dan profesional di bidang teknologi kontrol instrumen.









