Melakukan Assessment Produktivitas

Bagaimana menilai dan mengetahui seberapa jauh organisasi atau perusahaan kita sudah menjalankan program produktifitas secara sungguh-sungguh? Cara paling mudah tentunya dengan menilai program, kapabilitas, dan fungsi manajemen dalam menjalankan produktifitas itu.

Penilaian program bisa dilakukan melalui assessment produktifitas atau Productivity Assessment. Serangkaian pertanyaan akan diajukan dan mesti dijawab dengan jujur seberapa jauh sudah menjalankan program tersebut, keberadaan (availabilitas) dari item yang ditanyakan. Ini merupakan bagian penilaian secara kualitatif tentang fungsi produktifitas di dalam perusahaan anda.

Penilaian ini merupakan assessment seberapa efektif organisasi/perusahaan anda telah menjalankan produktifitas dengan melihat aspek :

  • Fungsi Manajemen keseluruhan
  • Diagnosis produktifitas
  • Roadmap atau langkah mencapai produktifitas
  • Implementasi produktifitas itu sendiri

Beberapa pertanyaan yang diajukan antara lain :

  • Ada bagian yang bertanggungjawab dalam upaya peningkatan produktifitas
  • Target Produktifitas ditetapkan perusahaan
  • Ada rencana untuk peningkatan produktifitas
  • Ada sistem untuk mengukur kinerja produktifitas
  • Target penjualan ditetapkan perusahaan
  • Ada strategi pemasaran untuk mencapai penjualan yang telah ditetapkan
  • Variasi Produk atau Jasa yang ditawarkan direview secara reguler
  • Perusahaan memberi penekanan pada kualitas produk dan jasa
  • Program aksi dijalankan untuk mengurangi biaya
  • Proses bisnis direview untuk perbaikan berkelanjutan
  • Tenaga kerja/karyawan diatur menyesuaikan fluktuasi penjualan (seperti aturan Flexi-work, penggunaan part-time worker dll)
  • Paradigma dan mindset produktivitas ditanamkan kepada karyawan

Skala bisa dibuat dari skala 0 ā€“ 5, mulai dari 0 : Tidak ada sama sekali dan 5 : Sangat luar biasa keberadaannya. Semakin tinggi skor yang anda peroleh, semakin menunjukkan kualitas fungsi manajemen di organisasi anda dalam menjalankan program produktifitas.

Sumber :Ā ilmusdm.wordpress.com

[yikes-mailchimp form=”4″]

[yikes-mailchimp form=”2″]

[yikes-mailchimp form=”1″]