Pertamina Hulu Rokan Gandeng IPQI Optimalkan Manajemen Inventori Melalui Pelatihan Komprehensif

Pertamina Hulu Rokan Gandeng IPQI Optimalkan Manajemen Inventori Melalui Pelatihan Komprehensif

Latest Event
Rate this post

20 Profesional dari Berbagai Divisi Ikuti Program Inventory Management di Rumbai Training Center Pekanbaru

“Mantap, diskusi aktif, pembawaan santai namun tetap on point.”

Komentar dari salah satu peserta Mochamad Rizki Adnan, Jr. Analyst DWI Rig Hub, sangat menggambarkan pengalaman pelatihan yang interaktif namun tetap fokus pada substansi. Komentar ini mencerminkan suasana pembelajaran nyaman dan tenang dalam program Inventory Management yang digelar 25-26 November 2025 di Rumbai Training Center, Pekanbaru.

Kompleksitas Inventory Management di Industri Migas

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), sebagai pengelola Wilayah Kerja Rokan yang menyumbang 24% dari total produksi minyak nasional, menghadapi tantangan kompleks dalam mengelola inventori. Dengan site yang tersebar di seluruh Riau dan melibatkan ribuan komponen material, mulai dari spare parts yang krusial hingga perlengkapan untuk operasi sumur minyak, menjadi efisiensi inventory management sebagai faktor penting dalam memastikan kelancaran produksi.

Kesalahan dalam manajemen inventori bukan hanya berdampak pada biaya, namun juga dapat berdampak pada operasional produksi yang berujung pada kerugian bagi perusahaan. Mengingat biaya yang sangat besar apabila downtime terjadi pada inudstri migas, menjadi kewajiban bagi PHR untuk memiliki sistem manajemen inventori yang robust.

Menyadari pentingnya kompetensi ini, PHR menggandeng Indonesia Productivity and Quality Institute (IPQI) untuk menghadirkan program pelatihan yang tidak hanya teoritis, namun aplikatif sesuai realita yang terjadi di lapangan.

Pembelajaran Inventory Management yang Interaktif dan Aplikatif

Program dua hari ini melibatkan 20 profesional dari berbagai divisi di PHR, mulai dari analyst, warehouse officer, hingga senior engineer yang membawa beragam perspektif mengenai tantangan inventory management di lapangan.

Dipandu oleh Agus Syukur, trainer berpengalaman dengan keahlian yang mendalam pada bidang supply chain dan inventory management. Program ini menyelaraskan teori dengan praktik melalui:

  • Fundamental Inventory Management – Prinsip dasar dan best practices
  • Inventory Planning & Control – Teknik forecasting dan optimasi stock level
  • Warehouse Management – Sistem penyimpanan dan material handling
  • Performance Metrics & KPI – Pengukuran efektivitas inventory management
  • Case Study & Discussion – Analisis kasus nyata dari operasi migas

Salah satu peserta pelatihan yaitu Revi Febriany yang berposisi sebagai Jr. Officer Warehouse, mengapresiasi pendekatan trainer: Sangat komunikatif dan interaktif ke peserta. Kemampuan trainer untuk memfasilitasi diskusi dua arah dan mendorong sharing pengalaman antar peserta. Hal tersebut yang menjadi salah satu indikator kunci untuk menilai efektivitas suatu pelatihan.

Diskusi Aktif dan Pembelajaran Kolaboratif

Salah satu kelebihan yang di highlight pada program ini adalah suasana pembelajaran yang kondusif namun tidak kaku. Agus Syukur berhasil menciptakan suasana di mana peserta merasa nyaman untuk bertanya, berbagi tantangan di lapangan, dan berdiskusi tentang solusi praktis.

Mochamad Rizki Adnan menilai gaya fasilitasi yang santai namun fokus, sangatlah efektif bagi pelatihan ini: Diskusi aktif, pembawaan santai namun tetap on point. Pendekatan ini memungkinkan materi teknis yang kompleks dapat tersampaikan dengan cara yang mudah dipahami tanpa kehilangan pokok materi.

Connie Marlina, Senior Analyst di PHR, memberikan penilaian singkat namun tegas: Excellent.” Testimoni ini mencerminkan kepuasan terhadap kualitas materi, penyampaian, dan relevansi program dengan kebutuhan kerja.

Menjembatani Kesenjangan antara Warehouse dan Operations

Salah satu hal yang menarik dari pelatihan ini adalah komposisi peserta yang berasal dari berbagai fungsi mulai dari warehouse management, material planning, hingga project engineering. Hal ini menciptakan diskusi lintas fungsi yang sangat berharga, untuk meningkatkan pengetahuan lintas divisi.

Peserta dari warehouse mendapatkan perspektif tentang kebutuhan riil di lapangan produksi, sementara engineer dan analyst memahami lebih baik kompleksitas dan constraint dalam warehouse operations. Pemahaman lintas fungsi dan divisi ini menjadi pondasi penting untuk kolaborasi yang lebih efektif dalam pengelolaan inventori.

Peserta Sangat Menikmati Training 2 Hari bersama IPQI

Menurut salah satu peserta pelatihan yaitu Mairudi, Sr Engineer Project Material, bahwa program sebaik ini, seharusnya diadakan lebih dari 2 hari. Mairudi mengatakan: “Sangat puas atas pelatihan ini secara keseluruhan, waktu perlu diperpanjang.”

Feedback ini mencerminkan keinginan peserta untuk mendalami materi lebih lanjut sekaligus menjadi indikator positif yang menandakan bahwa program berhasil membangkitkan minat dan awareness tentang pentingnya inventory management yang excellence.

Masukan ini juga menjadi feedback yang sangat berharga bagi IPQI dan PHR untuk mengembangkan program lanjutan yang lebih mendalam, mungkin dengan fokus pada aspek-aspek spesifik seperti inventory optimization, demand forecasting, atau warehouse automation.

Dampak untuk Efisiensi Operasional

Investasi PHR dalam mengembangkan kompetensi 20 profesional di bidang inventory management ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi operasional. Dengan produksi minyak yang mencapai ratusan ribu barel per hari, bahkan peningkatan efisiensi beberapa persen dalam inventory management dapat menghasilkan penghematan signifikan.

Lebih dari sekadar cost saving, inventory management yang excellent memastikan ketersediaan material untuk mendukung produksi yang berkelanjutan, mengurangi downtime, dan meningkatkan overall operational reliability.

Komitmen pada People Development

Program ini adalah refleksi dari komitmen PHR terhadap pengembangan SDM sebagai enabler untuk operational excellence. Dalam industri yang capital intensive dan technology driven seperti migas, human competency tetap menjadi differentiator utama.

IPQI (Indonesia Productivity and Quality Institute), sebagai bagian dari ekosistem Proxsis Academy, berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang tidak hanya transfer knowledge, namun juga mengembangkan practical skills dan professional mindset yang dibutuhkan industri.

Tentang IPQI (Indonesia Productivity and Quality Institute)

IPQI (Indonesia Productivity and Quality Institute) adalah bagian dari ekosistem Proxsis Group yang fokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas organisasi. Dengan keahlian mendalam dalam operational excellence, supply chain management, dan continuous improvement, IPQI membantu organisasi membangun kapabilitas yang sustainable melalui program pelatihan dan konsultasi berkualitas.

Informasi Program Inventory Management:

  • Website: ipqi.org
  • Email: info@ipqi.id
  • WhatsApp: 0811-1914-5741

 

Spread the love
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.