PQ News – Banyak Makanan Mengandung Zat Berbahaya

PQ News
Rate this post

MOJOKERTO – Banyak ikan asin yang dijual di pasar tradisional dan pasar modern mengandung formalin, yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Begitu juga dengan jajanan yang dijual PKL dan toko makanan, masih banyak yang mengandung borax, formalin dan Rhodamin B.

Kasi Farmakmin Dinkes Kota Mojokerto, Kusmulyati, mengatakan, masyarakat yang suka mengkonsumsi ikan asin mulai harus ekstra waspada jika membeli ikan asin. “Formalin ini jika sering dikonsumsi oleh manusia lakan merusak ginjal dan organ tubuh lainnya,” ujarnya ditemui Kamis lalu .

Dinkes telah menggelar uji laborat dua kali mengambil sampel ikan asin dari beberapa pasar tradisional dan modern. Hasilnya, positif ikan asin itu mengandung formalin. Ikan asin yang ditemukan petugas mengandung formalin itu dijual tanpa menggunakan merk.

Setelah positif mengandung formalin, petugas memberi surat teguran keras kepada  pedagang, agar mereka menarik jualannya.

Menurut dia, ikan asin yang diketahui mengandung formalin itu yakni ikan asin jenis bulu ayam mengandung formalin 0,340 persen, dan ikan asin pakang 0,399 persen.

Wagimah, penjualan ikan asin di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto, mengatakan, setelah tau  ikan asin yang dijualnya mengandung formalin, ia langsung memusnahkan dengan cara dibakar. “ Untung saya tidak kulakan banyak. Saya sendiri tidak tau kalau ikan asin itu mengandung formalin,” katanya.

Sementara Kadinkes Jombang dr. Heri Wibowo mengatakan, pihaknya telah menguji 62 jenis jajanan yang dijual PKL di berbagai pasar dan toko makanan ringan di Jombang. Dari hasil uji laboratorium ditemukan 19 jenis makanan mengandung bahan tambahan terlarang dalam pangan, yakni borax, formalin dan Rhodamin B.

Sampel makanan itu diambil dari Pasar Pon, Pasar Niaga dan Pasar di kawasan komplek makam Gus Dur, kawasan main di Brakan, Alun-Alun Jombang dan dan seputaran Kebonrojo.

Rincian 19 jenis mamin yang mengandung bahan tambahan berbahaya itu yakni 10 jenis mamin mengandung pewarna Rhodamin B (pewarna tekstil), terdapat pada terasi, dawet, kerupuk ladu. Yang 9 jenis mengandung borax terdapat pada sebagian kerupuk puli, dan formalin ditemukan pada sebagian makanan lainnya dan ikan asin.

Untuk mencegah meluasnya bahan tambahan berbahaya itu, Dinkes memberi pembinaan kepada para pedagang.  Sebagian pedagang mengaku mereka tidak mengetahui jika dagangannya mengandung zat berbahaya dan terlarang. bas

 

 

Source : http://www.surabayapost.co.id

Spread the love
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.
Oh no...This form doesn't exist. Head back to the manage forms page and select a different form.
Need Help?